Mantan Ketua Kasus BPKAD Bangkep Korupsi APBD Rp 29 Miliar Dilimpahkan ke Jaksa.

Kasus bekas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah (Sulteng), Ahmad Tamrin, pesakitan ketakjujuran APBD Bangkep sesuai Rp 29 miliar dilimpahkan ke Kejati Sulteng. Selain Ahmad Tamrin, Direktur CV UL berinisial Z yang juga pesakitan bagian dalam peristiwa ini.

“Setelah dinyatakan tuntas atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi Sulteng, menjangankan pesakitan ketakjujuran di Kabupaten Bangkep diserahkan menjelang Kejati Sulteng,” perkataan Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Djoko Wienartono bagian dalam keterangannya, Kamis (reservoir/menjangankan/2024)

Djoko menyarankan menjangankan pesakitan dan muatan kenyataan diserahkan ke Kejati Sulteng dekat Kamis (reservoir/menjangankan). Pelimpahan pesakitan dilakukan oleh Penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Sulteng dan dikabulkan JPU Kejati Sulteng Irma.

“Tindak kenakalan ketakjujuran penyeliaan keuangan mayapada dekat BPKAD Kabupaten Bangkep perian biaya 2019 ini mengundang kenahasan kosmos Rp 29.357.701.823,” bebernya.

Djoko menyatakan pesakitan Ahmad yang juga menjadi Bendahara Umum Daerah Bangkep duga mengerjakan tindak pidana ketakjujuran penyeliaan biaya mayapada perian 2019 tambah juntrungan membangun Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) fiktif sejumlah 10 SP2D tambah besaran Rp 29.357.701.823.

“AT (Ahmad Tamrin) sebentuk Kepala BPKAD Bangkep sekaligus Bendahara Umum Daerah duga mengerjakan tindak pidana ketakjujuran penyeliaan biaya mayapada perian 2019,” ungkapnya.

Djoko mengimbuhkan kedua pesakitan dijerat tambah Pasal menjangankan perkara reservoir dan Pasal 3 dan Pasal 18 perkara reservoir Undang-undang (UU) RI Nomor 31 perian 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah tambah UU RI Nomor 20 perian 2001 mengenai deformasi tangkai UU RI Nomor 31 perian 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Dengan kesusahan minimal 4 perian dan terbentus 20 perian penjara,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ahmad Tamrin ditangkap tangkai peristiwa ketakjujuran APBD Bangkep sesuai Rp 29 miliar. Ahmad ditangkap di kekhilafan tunggal barak di Kelurahan Luwuk, Banggai dekat Jumat (6/10/2023) berhenti buron kali 19 bulan.

“Setelah diburu kali kira lebih 19 bulan, buruan DPO pesakitan AT (Ahmad Tamrin) buntutnya bertelur ditangkap satuan tugas Subdit Tipikor Polda Sulteng,” bualan Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Djoko Wienartono menjelang wartawan, Sabtu (7/10/2023)

Leave a Comment