7 Fakta Ledakan RS Semen Padang

Padang – Ledakan terjadi di Rumah Sakit Semen Padang (SPH) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa sore. Ledakan tersebut membuat panik pengunjung gedung SPH.

Bahkan, lebih dari seratus pasien yang dirawat di SPH harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Ledakan tersebut pun membuat warga sekitar lokasi kejadian segera bergegas menuju kawasan SPH untuk mencari tahu kejadiannya.

Berikut 7 Fakta Ledakan
1 RS Semen Padang. Suara Ledakan Cukup Kuat

ledakan di SPH terjadi sekira pukul 15.54 WIB. Ismail, warga sekitar menyebut suara ledakan yang terjadi di SPH cukup kuat.

andquot;Tadi suaranya cukup besar, belum tau penyebabnya,andquot; ungkap Ismail, Selasa (30/1/2024).

2. Diduga Dipicu Tabung Gas Pekerja Las

Kapolresta Padang, Kombes Ferry Harahap memastikan ledakan yang terjadi di ruang tunggu sekitar Poli Klinik, Semen Padang Hospital (SPH), Padang, Sumatera Barat (Sumbar) bukan disebabkan oleh bom. Dia mengatakan, ledakan tersebut diduga dipicu oleh tabung gas milik tukang las yang sedang memperbaiki AC gedung SPH.

“(Ledakan) Ini bukan bom, jadi tidak ada ledakan bom. Yang terjadi perbaikan AC di lantai 7 RS. Jadi masih ada pekerjaan pengelasan,” ujarnya kepada media SPH. . pada Selasa (30/01/2024)

Lebih lanjut, menurut Ferry, dugaan awal para pekerja tersebut lupa menutup rapat botol gas. Sehingga gas tersebut menyebar dan menyebabkan unit AC outdoor center lantai 1 6 meledak.

“Mungkin lupa menutup rapat gas las sehingga menyebabkan 6 AC sentral outdoor meledak. Ledakan kemudian menjalar ke ruang servis lantai 1. Tepatnya di depan lift,” jelasnya.

3 . Ruangan penuh debu dan pecahan kaca

Ayu (39), salah satu ibu pasien bernama Kintara (14), masih merasa panik. Ia menjalani operasi di Rumah Sakit Semen Padang (SPH) di Padag, Sumatera Barat (Sumbar). Anaknya dirawat di SPH karena radang usus buntu.

Tadi pagi Ayu berangkat dari Kintara menuju SPH. Ibu satu anak ini mengatakan bahwa semua persyaratan yang diperlukan untuk operasi putrinya telah terpenuhi.

“Kami baru tiba pagi ini dan segala keperluan operasi sudah siap. Rencana malam ini akan operasi, tapi dari kejadian (ledakan) ini kami dirujuk SPH ke RSU Bunda BMC Padang untuk operasi,andquot;

Sementara saat ledakan terjadi, Ayu mengaku ledakan itu cukup keras hingga membuat ruangan anaknya kemasukan debu. Bahkan kaca ruangan ikut pecah.

andquot;Kami di lantai atas, dalam ruangan ada empat pasien. Saat ledakan terjadi cukup kuat, kami yang berempat dalam ruangan sangat panik. Debu ruangan juga sangat banyak, kaca-kaca juga pecah,andquot; jelasnya.

“Saya kurang tahu penyebab ledakannya. Tapi saat keluarga pasien keluar, mereka sangat panik, mereka keluar secara masal. “Jadi setelah keluar dari SPH, kami putuskan untuk pulang ke rumah karena Kintara sangat terkejut. . akibat dampak ledakan itu,” lanjutnya

4. Operasional RS dihentikan sementara
Kapolsek Padang Kompol Ferry Harahap mengatakan, pascaledakan memaksa 120 pasien SPH dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Di saat yang sama, beberapa tamu terluka akibat ledakan tersebut.

“120 pasien dievakuasi ke RS terdekat. Saya sudah koordinasi dengan direktur kesehatan. Pada saat yang sama, ada beberapa orang yang terluka akibat terkena kaca akibat ledakan. Informasinya masih ada saat ini,” jelasnya.

Saat ini, menurut dia, SPH untuk sementara tidak berfungsi akibat ledakan tersebut.

“Saat ini SPH sedang down. Jadi pasien kami bawa ke rumah sakit terdekat. Jadi kami pastikan lagi bahwa ledakan ini bukan disebabkan oleh bom,” ujarnya.

5.” Pasien dilarikan ke RS terdekat
. Pasca ledakan RS Semen Padang, satu per satu pasien dievakuasi ke RS terdekat. Puluhan ambulans terlihat bergantian mengangkut pasien.

General Manager SPH Dr. Selfi Farisha mengatakan, evakuasi dan pemindahan pasien dilakukan agar pasien dapat dirawat dengan baik.

“102 pasien sudah dievakuasi. Karena rumah sakit kami memutuskan untuk tidak beroperasi, maka kami akan mengevakuasi dulu seluruh pasien di rumah sakit tersebut ke rumah sakit terdekat yang bisa terus melayani pasien,” katanya, kata Selfi kepada wartawan.

Selfi memastikan tidak ada korban jiwa dalam ledakan rumah sakit milik PT Semen Padang tersebut.

“Tidak ada korban jiwa. Meski ada satu atau dua orang terkena pecahan kaca saat ledakan terjadi,” ujarnya.

6. 18 luka-luka
Polisi update informasi korban ledakan lantai 1 Semen Padang. Rumah Sakit (SPH) di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Kapolres Padang Kombes Ferry Harahap mengatakan, 18 orang tewas dalam ledakan tersebut.

“Ledakan tersebut menewaskan 18 orang. Mereka terkena kaca akibat ledakan. Sementara itu, 7 orang dirawat karena luka-lukanya. Sisanya yang hanya mengalami luka lecet sudah pulang,” ujarnya.

“Tujuh orang, yang menjadi korban ledakan masih dirawat. Sementara korban berasal dari petugas kebersihan dan perawatan di rumah sakit,” dia berkata.

7. Hadir Pusat Laboratorium Ilmu Forensik Mabes Polri
Kapolres Padang Kombes Ferry Harahap mengaku, pihaknya akan menggandeng Pusat Laboratorium Ilmu Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mengetahui pasti penyebab ledakan yang melukai 18 orang tersebut. orang-orang di SPH. Menurut dia, kehadiran Puslabfor akan mengungkap penyebab ledakan tersebut.

Insya Allah besok dia (Puslabfor) bisa datang ke sini untuk memastikan dan mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut. “Karena kami juga meminta informasi tentang beberapa orang yang kami daftarkan,” ujarnya. kata Ferry, Selasa malam (31 Januari 2024).

Namun, kata Ferry, berdasarkan data SPH, pegawai AC tersebut merupakan pegawai in-house rumah sakit tersebut. Ledakan awal diketahui memicu saluran gas pekerja AC.

“Menurut SPH, pegawai AC adalah internal (pegawai). Sehingga nanti bisa melalui bagian administrasi dan meminta keterangan pegawai untuk mengetahui penyebab ledakan ini,” ujarnya.

Sebelumnya, menurut dia, rombongan juga membawa tim Gegana Polda Sumbar ke lokasi kejadian untuk menyelidiki agar tidak terjadi lagi ledakan di SPH..

Leave a Comment