2 Rumah di Pagar Alam dan Lahat Hanyut Akibat Banjir

Pagar Alam – Banjir bandang terjadi di Kota Pagar Alam dan Kabupaten Lahat di Sumatera Selatan (Sumsel). Hujan deras yang berlangsung selama lebih dari 5 jam membuat ratusan rumah terendam banjir, 2 diantaranya tersapu arus banjir.

“Banjir bandang juga berdampak pada ratusan hektare sawah dan perkebunan. Terjadi banjir besar tadi pagi pukul 08.00 WIB,” kata Sudirman, Direktur Departemen Penanggulangan Darurat BPBD Sumsel, Sabtu (27/01). /2024).

Sudirman mengatakan, banjir bandang di Kota Pagar Alam terjadi pada pukul 08.00 WIB di Kecamatan Pagar Alam, Beringin Jaya, dan Curup Jare. Seluruhnya berada di kawasan Pagar Alam Utara dengan total 21 rumah dan 37 KK.

“Hujan deras kurang lebih 5 jam menyebabkan banjir bandang sehingga menyebabkan sungai meluap. Nah, 2 unit rumah hanyut bagi warga saat ini bernama Samir dan Tamin.” dia berkata.

Sementara itu, banjir bandang terjadi di Kabupaten Lahat pada pukul 08.40 WIB. Sebanyak 4 desa/kelurahan di 4 kecamatan terdampak. Yakni, 132 rumah terendam banjir di Desa Pembelajaran Kecamatan Jarai. Belakangan, 33 rumah warga, 15 hektare sawah, 24 hektar kebun, dan 22 kolam ikan milik warga terdampak terendam di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Suka.

Belakangan, 100 rumah, 50 hektar sawah, 80 hektar kebun, dan satu jembatan penghubung desa-desa di Desa Ulak Bandung, Kecamatan Pajar Bulan, hancur. Sementara itu, 37 rumah terendam air di Desa Pasar Bawah, Kecamatan Lahat.

“Seratus rumah warga terendam air pada ketinggian 1 m-1,5 m. Banjir juga merendam sawah, perkebunan, perikanan, dan jembatan penghubung desa,” ujarnya. jelas Sudirman.

Saat ini BPBD Lahat telah mengirimkan tim yang terdiri dari TNI, Polri dan masyarakat untuk membantu warga terdampak. BPBP mengerahkan 2 L300 dan melakukan penyelamatan. Kendaraan berupa 2 buah perahu Viber 1 buah dan 3 buah rakit arung jeram

” BPBD Sumsel berkoordinasi dan mengumpulkan informasi dengan BPBD Pagar Alam dan Lahat. Tim BPBD kemudian mendatangi lokasi banjir dan mengevakuasi warga yang kesusahan. “Dan tim desa telah mendirikan shelter banjir bagi warga terdampak,” ujarnya. dia menyimpulkan..

Leave a Comment