Bawaslu Kota Tegal Melarang Petugas TPS Pemeriksa Suara Mematikan Telepon Selulernya

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tegal, Jawa Tengah, melarang pengawas TPS mematikan telepon genggamnya pada tahapan Pemilu 2024.

Komisioner Bawaslu Kota Tegal Nur Aliah Saparida mengatakan, hal itu untuk memudahkan koordinasi dan pelaporan kepada petugas. garis

“Mengutip pesan anggota Bawaslu RI, di Panwa dilarang mematikan telepon seluler saat pemilu. Kami juga meminta panitia pemantau TPS untuk memudahkan koordinasi dan pelaporan,” ujarnya. kata Nur Aliah pada acara pelantikan 763 pengawas TPS di Kota Tegal, Senin (22 Januari 2024).

Menurut Nur Aliah, tujuan pengawasan adalah memastikan pelaksanaan pemilu sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, jika terjadi permasalahan dan tidak dapat diambil keputusan, dapat didamaikan dengan pihak di atas atau dengan panitia pengawas daerah.

“Boleh ngomong apa saja yang berkaitan dengan pengawasan. Tunjukkan bahwa Anda bangga menjadi pemantau TPS pada pemilu 2024,” kata Nur Aliah.

Kota Tegal 763 Pemantau TPS resmi dicalonkan pada Pemilu 2024. Di tiap kecamatan, mereka bekerja sekitar 30 hari, mengontrol proses persiapan hingga hari pemungutan suara dan penghitungan suara.

“Penyelenggara pemilu diketahui ada tiga, yaitu KPU, Bawaslu dan DKPP. Dan panitia pengawas TPS merupakan bagian dari pengendalian pemilu,” kata Nur Aliah.

Ditegaskannya, untuk selanjutnya anggota Panwas TPS harus berhati-hati dalam menjalin hubungan sosial dalam menggunakan media massa. Sebab saat ini sudah banyak masyarakat yang mulai memperhatikannya. “Hati-hati saat mengunggah status di media sosial.

Jangan merusak misi pengawasan pemilu 2024,” kata Nur Aliah. Ketua Panwascam Tegal Selatan Fauzi Romandhoni berharap para pengawas TPS mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Untuk mewujudkan pemilu yang adil, otoritas pengawas harus memastikan bahwa setiap langkah dilakukan dengan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Pengawas TPS dapat mengidentifikasi jika ada kejanggalan dan kesalahan prosedur di TPS. Kami yakin semua orang jujur ​​untuk bisa mengawasi proses pemilu dan penghitungan suara pada pemilu 2024,” ujarnya.

Selain itu, pengawas TPS Pemilu 2024, menurut Fauzi, harus mampu menjalankan tugasnya yakni. melaporkan kepada Panwaskel tentang hasil pemungutan dan penghitungan suara.

“Kami berharap setelah ini TPS Panwas harus berdamai dengan Panwaskel,” tutupnya..

Leave a Comment