Sarolangun Jambi terdampak banjir, ribuan warga terkena dampaknya.

KBRN, Sarolangun: Hujan deras pada Kamis (11/1/2024) menyebabkan Sungai Tembes meluap di Kabupaten Sarolangun, Jambi. Akibatnya, pada Jumat (1 Desember 2024), beberapa wilayah di bantaran sungai terendam banjir dengan derajat berbeda-beda.

Ribuan warga terkena dampak dan harus mengungsi ke rumah keluarga yang lebih aman. Selain itu, banjir juga berdampak pada beberapa ruang publik, seperti sekolah dan tempat ibadah.

Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sarolangun, ada lima kecamatan yang terdampak. Diantaranya adalah Kabupaten Bathin VIII, Sarolangun, Pelawan, Cermin Nan Gedang dan Lemonu.

Ada lima desa di kota kecil Bath VIII, dengan ketinggian berkisar antara 1 hingga 3,5 meter. Yakni Desa Teluk Kecimbung, Pulau Buayo, Desa Limbur Tembes, Desa Tanjung Gagak, dan Desa Pulau Melelako.

“Desa Pulau Melako terendam banjir pada pukul 09.00 WIB. Ketinggian air mencapai satu meter,” ujarnya.

“Sudah dievakuasi. Kami yang punya rumah dua lantai masih hidup,” kata Niar, warga Pulau Melaka lainnya.

Sarolangun Menurut Yen Aswad, Direktur Darurat dan Logistik Departemen BPBD, banyak jembatan gantung yang roboh akibat derasnya air sungai. Banjir tersebut disebabkan oleh hujan deras dan masuknya kiriman dari Kabupaten Merang.

“Anggota kami masih di lapangan untuk mengevakuasi warga terdampak. Banjir ini akibat hujan deras dan luapan sungai,” kata Yen saat dihubungi rri.co.id, Jumat (1 Desember 2024).

Eno mengatakan, jumlah warga terdampak masih dihitung. Namun, diyakini berdampak pada ribuan orang.

“Masih kami kumpulkan informasi. Kami sudah mendirikan posko utama, pusat informasi dan logistik,” ujarnya.

Air masih menggenangi rumah warga. Warga mengungsi ke gedung-gedung tinggi..

Leave a Comment