Kronologis Mahasiswa Pangkalpinang tewas dalam kecelakaan yang diduga akibat perkelahian.

Pangkalpinang – GB (15), pelajar di Pangkalpinang, Bangka Belitung, meninggal dunia karena kecelakaan. Sebelum kejadian, korban diduga hendak berkelahi dengan pelajar lain hingga berujung pada kejar-kejaran dengan sepeda motor yang membawa senjata tajam.

Seorang remaja tewas akibat sepeda motor yang dikendarainya mengalami kecelakaan dan menabrak trotoar atau penyekat dua arah. Saat kejadian, korban sedang bepergian bersama dua rekannya, AF (13) dan GR (16), yang juga masih berstatus pelajar.

Peristiwa naas yang menimpa ketiganya pada Sabtu (13/1/2024) terjadi pada Jumat malam (12/1/2024) di Jalan Jenderal Sudirman Kota Pangkalpinang dari arah Gabek hingga pusat kota. Dalam kasus ini, korban AF mengalami patah tulang kaki, sedangkan GR mengalami luka di sekujur tubuh.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang Kompol Evry Susanto menjelaskan kronologis meninggalnya pelajar tersebut. Kecelakaan ini kemungkinan ada kaitannya dengan dua kelompok pelajar yang berencana melakukan perang sarung.

“Bermula saat sekelompok anak (Kelompok 1) berkumpul di depan SD 36 belakang kereta bawah tanah di Gabek Kecamatan Pangkalpinang pada pukul 20.00 WIB. Lalu mereka berpisah,”

Sebelumnya kedua kelompok diduga sepakat. untuk melaksanakan perang sarung dan menuju tempat yang telah ditentukan. Berdasarkan informasi yang diterima polisi, total ada 16 orang dari dua kelompok yang diduga melakukan aksi tawuran.

Kemudian tim pertama berkumpul terlebih dahulu lalu berpisah. Dengan mengendarai sepeda motor mereka berangkat menuju medan perang sarung yang terorganisir.

“Anak-anak ini tersebar, ada yang mengendarai sepeda motor dari arah Gabek menuju Jalan Sudirman Kota Pangkalpinang,”; lanjut Evry.

Singkatnya, ketiga korban meninggalkan perlintasan metro sambil berkendara. Saat melintasi Jalan Sudirman, mereka dikejar sepeda motor NMAX yang mengacungkan parang.

“Tiba-tiba ada yang mengejar (dengan parang). Melihat hal tersebut, korban GB menghindar sehingga menyebabkan kecelakaan, sepeda motornya menabrak trotoar,” ujarnya, jelas Evry.

“Akibat kejadian tersebut. , korban GB meninggal dunia, AF mengalami patah kaki, dan GR terluka,” imbuhnya.

Evry menjelaskan, kejadian tersebut bermula dari laporan masyarakat bahwa tiga remaja terlibat kecelakaan di Jalan Sudirman, Kecamatan Gabek. Satu dari tiga korban tewas.

Sementara itu, barang bukti fisik yang disita polisi antara lain seorang samurai, 2 buah sabit, sebuah parang, sarung cambuk dan 4 buah sepeda motor. Semula polisi akan terus mengusut kasus tersebut, saksi-saksi yang ditangkap masih diperiksa.

” (Kasus ini) masih dalam tahap penyidikan. Saat ini saksi masih diperiksa. Nanti kita update lagi perkembangannya seperti apa,” Tutup tumpukannya..

Leave a Comment