Keluarga Muarah mendesak polisi segera menangkap pelaku penembakan di Sampang

Sampang – Kondisi Muarahi, 49 tahun, Ketua Masyarakat Sampang di Kabupaten Banyuates yang ditembak orang tak dikenal (OTK), berangsur membaik. Saat ini korban berada di RSUD Dr Sutomo Surabaya pasca operasi luka tembak.

Adik korban, Muhlis mengaku tidak melaporkan secara resmi peristiwa penembakan di sekitar rumahnya. Ia mengaku akan segera melaporkan masalah tersebut ke polisi.

“Kami tidak sempat melaporkan langsung hal tersebut ke polisi karena kami masih ikut serta dalam perawatan korban agar bisa mendapat perawatan dan cepat sembuh.”

Meski demikian, Muhlis berharap polisi bisa cepat menyelesaikan penyidikan dan mengungkap jenis senjata apa yang digunakan pelaku. Dia juga ingin pelaku penembakan segera ditangkap.

“Harapan kami satu-satunya adalah para penjahat segera ditangkap,”; jelas Muhlis.
Saat ini pihak keluarga terus fokus merawat korban agar kondisinya lebih stabil. Ia pun memohon doa agar Muarah bisa menjalani proses kesembuhan dengan baik di Surabaya.

“Sekarang dr Soetomo sedang menjalani operasi akibat luka tembak di bagian perut. Mohon doanya agar cepat sembuh,”

Sebelumnya, OTK menembak Muarahi saat sedang ngobrol dengan temannya sambil ngopi di depan warung. Tiba-tiba dua pria berbadan gemuk menghampiri korban, langsung mengeluarkan senjata dan menembak Muarah.

Foto dan video korban di lokasi kejadian menjadi viral dan viral di media sosial. Dalam video yang beredar tersebut, korban diduga ditembak sebanyak dua kali di bagian perut. Muarah dievakuasi ke rumah sakit sebelum dikirim ke Surabaya. Peristiwa itu terjadi. Orang tak dikenal menembak Muarahi (korban) di toko ini. Ini petugas kumpul di tempat, ini tembakannya tembus perut keduanya, tembus,”

Leave a Comment