Takut! Begini keadaan bus catur SMP N 1 Sentolo usai ditabrak truk

Kulon Progo – Bus yang membawa siswa SMP N 1 Sentolo Kulon Progo jatuh di tol Solo-Ngawi, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pagi tadi setelah bertabrakan dengan truk. Kondisi bus rusak parah di bagian penumpang.

Hal tersebut diketahui berdasarkan foto yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp warga Kulon Progo mengenai kondisi bus tersebut. Terlihat bagian kiri halte bus sebelah pintu masuk sudah hancur. Kaca depan dan samping kiri bus malang itu juga pecah. Foto tersebut juga memperlihatkan petugas polisi membersihkan badan bus dari puing-puing yang bercampur dengan sisa-sisa barang milik penumpang.

Sementara penumpang lain yang tak lain pelajar, juga terlihat berdiri di pinggir jalan dekat lokasi kejadian. Mereka tampak bingung dan panik. Kedua siswi tersebut bahkan terlihat menangis sambil berpelukan.

Kecelakaan ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 05:00 WIB hari ini. Bermula dari bus yang membawa rombongan siswa dan guru SMP N 1 Sentolo dalam perjalanan pulang dari studi banding dari Bali ke Kulon Progo.

Di tengah perjalanan, bus yang mereka tumpangi bertabrakan dengan truk di Tol Solo-Ngawi di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
“Saya mendapat informasi bahwa rombongan bus Literasi Keberagaman yang dilaksanakan di SMP N 1 Sentolo berangkat ke Bali yang berangkat pada 17/12/2023 dalam perjalanan pulang ke Jogja Sragen tepatnya Tol Sragen KM 508 sekitar pukul 05.00 WIB. , Aji Jaya Bawen – Bus yang ditumpangi rombongan bertabrakan dengan truk,” kata Manajer Hubungan Polres Kulon Progo Iptu Triatmi Noviartut saat dimintai konfirmasi wartawan, Kamis (21/12/2023).

Menurut Novi, tujuh penumpang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut. Korbannya antara lain dua awak bus, dua orang pembantu, dan tiga pelajar. Mereka mengalami luka ringan hingga sedang dan dilarikan ke RSUD Solo.

– Manajer jaringan dan operator tur terluka dalam kecelakaan itu. Dua asisten siswa terluka dan tiga siswa luka ringan di sekolah. Masih observasi di RSUD Kota Solo,” dia berkata.

Direktur Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulon Progo Arif Prastowo mengatakan, rombongan study tour berjumlah 180 orang yang diangkut dengan tiga bus. Seluruh siswa dinyatakan aman dan dikembalikan ke rumahnya masing-masing.

Sementara itu, setidaknya hingga pagi tadi, dua korban lainnya yakni guru yang bersangkutan masih berada di RSUD Solo.
“Tadi pagi ada dua orang guru yang masih dirawat karena luka ringan. Kemudian 180 siswa, tidak termasuk guru, kembali ke sekolah dan dijemput orang tuanya,” ujarnya, kata Arif saat dihubungi wartawan, Kamis. ( 12)./21/2023).

Disdikpora Kulon Progo melakukan evaluasi terhadap kegiatan study tour SMP N 1 Sentolo hasil acara tersebut. Rencananya pihak sekolah akan diundang ke Disdikpora untuk menjelaskan kronologis kejadian dari pihak mereka.

“Kemudian tentu saja operasi ini akan kita evaluasi, saya kira kita akan segera berkoordinasi, panggil kepala sekolah kronologisnya, lalu apa yang terjadi dan apa yang terjadi, apakah ada faktor manusianya, adapun kecelakaan itu sendiri, kita akan mengevaluasinya nanti, danquot; dia berkata.

Leave a Comment