Kisah kunjungan Luhut ke Puan, Singapura untuk membahas isu ekonomi karbon hingga pemilu 2024

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan angkat bicara soal momen kunjungan Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani di Singapura pada Selasa sore.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Luhut dan Puan Maharani membahas berbagai permasalahan nasional, mulai dari situasi perekonomian, situasi geopolitik global hingga pemilihan parlemen (Pemilu) tahun 2024.

“Saya sangat senang hari ini Mbak Puani mengunjungi pusat pemulihan saya. Kami membahas berbagai permasalahan bangsa dan sepakat bahwa kepentingan rakyat kecil harus selalu didahulukan dan hal ini hanya dapat dicapai melalui persatuan anak-anak semua bangsa,” ujar Menko Luhut, Rabu (29/11) dalam keterangan resminya.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Luhut dan Puan banyak berdiskusi mengenai peluang ekonomi baru Indonesia. Terutama dalam hal menangkap dan menyimpan emisi karbon dioksida melalui teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (CCS). Menurutnya, Indonesia sendiri telah fokus mengembangkan CCS sebagai strategi peluang bisnis dan investasi, dan sangat didorong oleh Presiden Joko Widodo.
Perkembangan CCS di Indonesia juga mempunyai potensi yang sangat besar. Hal ini didukung oleh wilayah-wilayah di Indonesia yang memiliki sarana untuk menyimpan karbon dioksida dan transportasi batubara internasional di dekatnya.

“Potensi penyimpanan Indonesia saat ini diperkirakan mencapai 400 gigaton, yang memberikan peluang bisnis dan investasi yang signifikan di negeri ini. Mbak Puan memahami potensi besar tersebut dan sangat mendukung program ini karena merupakan landasan masa depan Indonesia, ujarnya. jelas Menko Luhut. Luhut juga merekomendasikan Pua untuk mendukung program pelatihan Metode Gasing (mudah, menyenangkan dan menyenangkan), sebuah inovasi pembelajaran matematika yang diciptakan dan dikembangkan oleh Profesor Yohanes Surya.

Menurut Luhut, metode ini memungkinkan siswa memahami operasi matematika seperti penjumlahan, perkalian, pengurangan, dan pembagian dalam dua minggu dan telah berhasil diterapkan di 55 kabupaten/kota se-Indonesia.

“Salah satu kunci penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah dengan berinvestasi di bidang pendidikan. Dan saya sangat meminta Mbak Pua untuk mendukung program ini, yang juga menjadi perhatian Presiden Jokowi,” ujarnya.

Dengan dimulainya musim kampanye resmi Pemilu 2024, Menko Luhut dan Puan pun sepakat bahwa persatuan dan perdamaian harus menjadi tujuan utama. Menurut dia, semua pihak mempunyai tanggung jawab yang sama untuk memastikan kampanye dilakukan dalam kerangka saling menghormati dan membela kepentingan bangsa.

Leave a Comment