Resmi Diduga Berapa Firli Bahuri Memeras SYL?

Polda Metro Jaya resmi menetapkan Ketua KPK Firli Bahuri sebagai tersangka dugaan pemerasan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Berapa uang yang diperas Firli dari SYL? “Soal materi penelitian nanti akan kami update,”; Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak kepada wartawan, Rabu (22 November 2023).
Namun diketahui, dalam kasus ini, polisi menyita dokumen mata uang dengan total nilai nominal Rp7,4 miliar. Selain itu, dalam ringkasan LHKPN musim 2019-2022, sebanyak 21 unit ponsel bernama Firli Bahur juga disita.

SGD dan dollar Amerika menukarkan dokumen dari beberapa tempat penukaran mata uang sejumlah Rp7.468.711.500 (tujuh miliar empat ratus enam puluh delapan juta tujuh ratus sebelas ribu lima ratus rupiah) pada bulan Februari 2021 sampai dengan September 2023 danquot; dia berkata.
Firli didakwa melakukan pemerasan

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan Firli diduga diduga melakukan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Firli diduga melakukan pemerasan, menerima bayaran, dan menerima suap. Dugaan tindak pidana tersebut berkaitan dengan penanganan permasalahan hukum di Kementerian Pertanian.

Memeras atau menerima imbalan atau menerima hadiah atau janji dari pejabat atau pejabat pemerintah sehubungan dengan tugasnya yang berkaitan dengan penanganan perkara hukum di lingkungan Kementerian Pertanian Republik Indonesia pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2023, danquot; kata Ade Safri Simanjuntak, Rabu (22/11/2023). Dalam kasus ini, Firli dijerat pasal 12e, 12B, atau pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi 31 Tahun 1999 juncto pasal 65 KUHP.

Isi artikel yang menarik perhatian Firli adalah sebagai berikut:

Pasal 12e:

Pejabat atau pejabat publik yang dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum atau menyalahgunakan kekuasaannya, memaksa seseorang untuk memberikan sesuatu, membayar atau menerima potongan atau melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri;

Pasal 12B:

Suap dianggap sebagai imbalan yang diberikan kepada pejabat atau pejabat publik apabila berkaitan dengan jabatannya dan tidak sesuai dengan tugas atau tugasnya dengan ketentuan sebagai berikut:

a) untuk hadiah senilai Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah) atau lebih, penerima hadiah menegaskan bahwa hadiah tersebut bukan merupakan suap;

B. dengan nilai kurang dari Rp10.000.000 (sepuluh juta rupiah), bukti bahwa imbalannya merupakan suap dari jaksa

Pegawai Negeri Sipil atau Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dipidana sesuai dengan ayat 2 dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit 4 (empat) tahun. ) bertahun-tahun. Rp. . 200.000.000,00 (Rp dua ratus juta) dan sampai dengan Rp1.000.000.000 (Rp satu miliar)

Pasal 65 KUHP:

Dalam hal terjadi gabungan beberapa perbuatan yang harus dianggap sebagai perbuatan yang berdiri sendiri-sendiri sehingga merupakan beberapa tindak pidana yang diancam dengan pidana mati yang sama, maka yang dijatuhkan hanya satu pidana.

Hukuman maksimum adalah hukuman maksimum atas perbuatan tersebut, tetapi mungkin lebih besar dari hukuman maksimum, yaitu ditambah sepertiga. jawaban Firli

Firli Bahuri bertanggung jawab mengidentifikasi tersangka kepada polisi.
“Pertama-tama kami menentang. Kami sebagai pengacaranya menentang keputusan tersangka Pak Firl,”; kata pengacara Firli, Ian Iskandar, saat dihubungi, Kamis (23 November).

Ian mengatakan, penetapan tersangka Firli Bahur terkesan dipaksakan. Dia juga mengatakan, bukti-bukti yang dikumpulkan penyidik ​​dalam kasus tersebut tidak pernah dihadirkan. “Salah satu alasannya karena bersifat memaksa. Kedua, barang bukti yang mereka katakan disita tidak pernah ditunjukkan,” ujarnya.

Ian menambahkan, dirinya sudah melakukan kontak dengan Firli Bahur sejak nama tersangka dirilis tadi malam. Oleh karena itu, Firli menentang status tersangka Bahuri saat ini.

Leave a Comment