Pengertian Komponen Pasif dan Aktif Beserta Penjelasannya

Dalam pelajaran elektronika, baik di sekolah maupun di kampus, dari internet maupun baca buku seringkali kita mendapati pembagian komponen elektronika menjadi 2 kelompok.  Komponen elektronika dibagi menjadi komponen pasif dan komponen aktif. Apakah maksud dari komponen pasif dan aktif itu ? apa pengertian komponen pasif dan aktif ? Komponen apa saja kah yang tergolong dalam golongan ini ?

Komponen Elektronika

Perbedaan Pendapat


Pakar elektronika berbeda pendapat mengenai pengertian komponen pasif dan aktif ini. Namun, yang lumrah didapati dari sekolah ataupun kita cari di internet pengertian komponen pasif dan aktif adalah seperti ini :

�Komponen pasif adalah komponen yang tidak membutuhkan arus listrik untuk bekerja, sedangkan komponen aktif adalah komponen yang membutuhkan arus listrik untuk bekerja�.  (paham1)


Berdasarkan paham pertama maka yang tergolong komponen pasif adalah Resistor, Kapasitor dan Induktor , dan komponen Aktif adalah diode, keluarga transistor (BJT dan FET) dan IC (Integrated Circuit). Paham pertama ini punya sedikit kejanggalan. Misal kapasitor sebagai komponen pasif, maka kapasitor tidak butuh arus untuk bekerja. Lalu bagaimana jika kapasitor difungsikan sebagai delay ? untuk membuat beda potensial dalam waktu tertentu kapasitor harus diisi muatan (arus) listrik. Artinya kapasitor butuh arus listrik eksternal untuk bekerja.

Contoh yg lain bahwa resistor jenis VDR (Voltage Dependent Resistance) dan dioda rectifier sebenarnya sama fungsinya sebagai proteksi, namun berbeda karakteristiknya. Karakteristik  Resistansi VDR bergantung Tegangan minimal, sedangkan karakteristik  nilai resistansi diode bergantung pada pemberian biasnya. Lalu kenapa Resistor VDR masuk komponen pasif sedangkan diode masuk komponen aktif ?


Pengertian berbeda akan kita dapati di forum-forum elektronika, ada perbedaan pendapat antara mastah mastah elektronika mengenai pengertian komponen pasif ini. Ada yang mengartikan :

�Komponen pasif adalah komponen yang tidak bisa menguatkan daya, sedangkan komponen pasif adalah komponen yang bisa menguatkan daya� (paham2)


Berdasarkan paham ke2 maka komponen pasif terdiri atas Resistor, Kapasitor, induktor, dan Dioda. Sedangkan komponen pasif terdiri atas Transistor, Dioda 4 lapis dan Integrated Circuit (IC)
Pengertian yang lain :

�komponen aktif adalah komponen berbahan semikonduktor, selain itu adalah komponen pasif� (paham3)


Berdasarkan paham ke2 maka komponen pasif terdiri atas Resistor, Kapasitor, induktor. Sedangkan komponen pasif terdiri atas diode,Transistor, dan Integrated Circuit (IC).

Adapun pendapat lain berpendapat bahwa penggolongan komponen pasif dan aktif tidak penting, karena tidak ada aplikasinya  dalam rangkaian teori maupun praktek. Yang dipakai tak lain hanya karakteristik dari komponen itu sendiri. Pendapat ini pun ada benarnya.

Dalam artikel ini kita akan membahas komponen pasif menurut paham kedua. Berdasarkan paham kedua maka yang termasuk komponen pasif (tidak bisa menguatkan daya) adalah Resistor, kapasitor, inductor, dan dioda. Sedangkan yang termasuk komponen aktif (bisa menguatkan daya) yaitu keluarga transistor (BJT dan FET) , Intergrated Circuit (IC) dan keluarga diode 4 lapis (4 layer diode)

1. Komponen Pasif

    Resistor (Hambatan)

Resistor adalah komponen elektronika yang berfungsi menghambat arus listrik. Resistor biasa disebut hambatan, tahanan atau pelawan. Resistor menghambat arus listrik dalam rangkaian elektronika, sesuai perhitungan hukum ohm. Satuan Nilai Resistor atau Hambatan adalah Ohm  dan lambangnya adalah � O �(omega). Resistor dibagi menjadi 2 yaitu resistor tetap dan variabel. Resistor variabel diantaranya adalah Trimpot, Potensiometer, Termistor (NTC dan PTC), LDR (Light dependent Resistance) dan VDR (Voltage dependent Resistance).

    Kapasitor (kondensator)

Kapasitor atau juga disebut Kondensator (Condensator) merupakan Komponen Elektronika yang bisa menyimpan muatan listrik dalam waktu yang sementara. Simbol kapasitor adalah C dengan satuan Farad (F). Satuan farad terlalu besar, maka digunakan satuan yang lebih kecil yaitu miliFarad (mF), MikroFarad(uF) dan nanoFarad(nF).  Kapasitor menurut polaritas dibagi menjadi kapasitor polar dan non polar. Kapasitor polar antara lain Elco dan tantalum, sedangkan kapasitor non polar antara lain kapasitor mylar, kapasitor keramik, MKM atau MKT.

    Induktor

inductor adalah komponen komponen elektronika pasif  yang dapat menyimpan energi berupa medan elektromagnetik, tegangan induksi atau arus induksi jika mendapat tegangan atau arus dari sumber listrik baik berupa AC (Alternating Current) ataupun DC (Direct Current). Lambang induktor adalah L (lenz) dan satuannya adalah Henry (H). Satuan henry terlalu besar, maka digunakan satuan yang lebih kecil yaitu milihenry (mH), Mikrohenry(uH) dan nanohenry(nH). 

    Dioda

Dioda (Diode) adalah Komponen Elektronika Aktif yang terbuat dari bahan semikonduktor dan mempunyai fungsi untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah tetapi menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Jenis diode antara lain Dioda Rectifier, Dioda zener, Dioda schottky, dan LED (Light emitting diode). Perbedaan jenis dioda ini karena konstruksi dan fungsinya, misal dioda rectifier untuk frekuensi rendah, diode zener untuk frekuensi medium dan diode schottky untuk frekuensi tinggi


      2. Komponen Aktif

    Transistor

Transistor adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai saklar maupun sebagai  penguat. Transistor dikelompokkan menjadi 2 yaitu BJT (bipolar junction transistor) dan FET (Field effect Transistor). Transistor BJT terdiri dari transistor PNP dan Transistor NPN. Transistor FET terdiri dari UJT, IGBT dan MOSFET.

    Dioda 4 lapis

DIoda 4 lapis maksudnya adalah konstruksi semikonduktornya terdiri dari 4 lapis P dan N. rumpun dioda 4 lapis antara lain SCR (Silicon Control Rectifier), TRIAC (Triode AC) dan DIAC (Diode AC). Fungsi diode 4 layer ini antara lain sebagai penyearah yang dapat diatur melalui sebuah kaki yang disebut �gate�.

    Integrated Circuit (IC)

Integrated Circuit (IC) atau istilah indonesianya adlah sirkuit terpadu adalah komponen aktif berupa serangkaian komponen seperti transistor dan diode yang saling dirangkai membentuk sebuah sirkuit terpadu lalu dikemas dalam bentuk chip, sehingga kemasannya lebih kecil dan kompak. Jenis IC beragam diantara lain IC Op-Amp(operational amplifier), IC driver, IC logika, IC komparator dll.

********
Kembali lagi ke paham pengertian komponen pasif dan aktif, yang manakah yang paling sesuai ? paham pertama dan kedua terdapat perbedaan yaitu pada DIoda. Paham 1 memasukkan dioda pada komponen aktif, alasannya karena diode butuh tegangan minimal 0.7v untuk bekerja  sedangkan paham 2 memasukkan diode pada komponen pasif karena dioda tidak dapat menguatkan daya. Paham ke3 sendiri memasukkan dioda pada komponen aktif karena terbuat dari semikonduktor.

Tapi yang lebih penting lagi adalah memahami setiap karakteristik komponen masing-masing. Elektronika adalah cabang ilmu yang luas, memahami karakteristik komponen hanya masuk bab �dasar�. Tentunya ada hukum-hukum  dan perhitungan yang menyertainya, missal hukum ohm dan kirchoff, analisis mesh dan analisis node, theorem thevenin dan Norton, rumus penguatan dan masih banyak lagi.


Sekian artikel ini dapat saya sampaikan. kritik dan saran silahkan ditulis di kolom komentar.share artikel ini jika bermanfaat dan tak lupa menyertakan sumbernya. Salam elektronika Indonesia.

Leave a Comment